Internet di sekolah : Era kemajuan Informasi di Indonesia
Dewasa ini, adalah zaman dimana teknologi sedang gencar-gencarnya menjadi perkembangan di berbagai pelosok negara, daerah dan provinsi. tidak luput pula di Sumatera Selatan, Indonesia. Internet adalah suatu permulaan dimana informasi sangat dibutuhkan dalam kemajuan teknologi di Sumatera Selatan. Begitu pula di SMA Plus Negeri 17 Palembang, sebagai salah satu rintisan sekolah bertaraf internasional. Sekolah ini mempunyai fasilitas TIK seperti Wifi, ICT Lab, TRRC dan Lab.Bahasa yang memadai yang bisa digunakan warga sekolah untuk menggali informasi baik berupa pelajaran akademik maupun non-akademik.
Pencarian informasi melalui internet adalah salah satu faktor pendukung siswa dalam menambah ilmu pengetahuan di dunia maya, seperti browsing, researching maupun chatting. Browsing adalah penjelajahan informasi melalui media search engine, seperti Google, Yahoo, Ask, dll . Dengan begitu siswa tidak hanya terkait dengan buku cetak yang ada tetapi juga mereka bisa mencari informasi dan pengetahuan yang lebih melalu browsing. Researching adalah melakukan penelitian di dunia maya atau mencari landasan penelitian untuk diteliti. Sehingga siswa lebih tertarik melakukan penelitian setelah meneliti landasan yang digali melalui internet. Chatting adalah saling bertukar kata melalui internet baik berupa informasi, obrolan maupun diskusi. Dengan adanya Chatting siswa bisa saling bertukar informasi melalui Facebook, Email dan Yahoo Messenger jika digunakan dalam konteks hal yang positif.
Di SMA Plus Negeri 17 Palembang, mencari informasi tidak akan ada batasnya. Sehingga untuk mengoptimalkan siswa mencari informasi maka sekolah mempunyai program yang dinamakan dengan BUGEMM (Budaya Gemar Membaca dan Menulis) dimana siswa diberi tugas untuk membuat sebuah karya ilmiah untuk setiap semester. Dalam BUGEMM mencari informasi seperti browsing dan researching sangat diperlukan dalam meneliti dan membuat landasan teori dalam Karya Tulis Ilmiah tersebut, oleh karena itu pemanfaatan internet di SMA Plus Negeri 17 Palembang digunakan dengan baik dan berjalan dengan optimal dan positif.
Selain itu, Sekolah juga tidak main-main dalam mendukung siswa menjelajahi dunia maya terbukti dengan tersedianya Wifi yang terletak di 4 sudut sekolah setiap berjarak 100 Meter yang memudahkan siswa dalam mengakses internet baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Siswa yang sering menggunakan Wifi pun bertujuan untuk mencari informasi atau juga sekedar mengunduh materi pembelajaran yang kurang lengkap dari buku cetak. Dengan begini penggunaan internet di sekolah bisa dioptimalkan dengan baik oleh siswa.
Ruangan yang berbasiskan teknologi seperti Lab.Bahasa, ICT Lab dan Perpustakaan juga sering digunakan oleh siswa dalam mencari informasi. Perpustakaan misalnya, sebagai tempat mencari informasi dari buku. Perpustakaan juga menggunakan komputer dengan jaringan internet sebagai sarana utama dalam media pencari informasi. Ini dikarenakan kesadaran sekolah untuk mengoptimalkan TIK di sekolah sehingga TIK dalam sekolah berjalan dengan baik dan saling beterkaitan dengan penggunaan internet yang positif.
Untuk mengoptimalkan penggunaan TIK di zaman sekarang khususnya dalam wilayah sekolah. Ada berbagai macam cara seperti e-learning yaitu pembelajaran siswa menggunakan media elektronik seperti proyektor dan laptop. Menurut Victoria L. Tinio, e-learning meliputi pembelajaran pada semua tingkatan, formal maupun nonformal, yang menggunakan jaringan komputer (intranet maupun ekstranet) untuk pengantaran bahan ajar, interaksi, dan/atau fasilitasi[1]. Guru-guru di SMA Plus Negeri 17 Palembang menggunakan metode e-learning dalam kegiatan belajar mengajar dengan cara menyampaikan materi secara audio-visual, seperti menayangkan video yang terkait dengan materi. Sehingga para siswa tidak merasa jenuh atau bosan saat penjelasan materi yang disampaikan oleh guru, dan materi yang disampaikan bisa diserap baik oleh otak. Berdasarkan penelitian, otak lebih cenderung menyerap informasi lebih banyak dengan apa yang dilihat daripada didengar sehingga penggunaan e-learning dengan menggunakan media presentasi seperti power point, video dan gambar lebih bisa diserap otak kanan yang mempunyai kemampuan khusus dalam mengingat jangka panjang ketimbang otak kiri yang mengingat dalam jangka pendek sehingga informasi atau materi yang di dapat tidak mudah lupa oleh siswa.
Tidak kalah dengan sekolah RSBI lainnya, SMA Plus Negeri 17 Palembang juga menerapkan PAS (Program Aplikasi Sekolah) yang memudahkan bagi para orang tua untuk mengetahui informasi mengenai perkembangan nilai dan belajar siswa, sehingga para orang tua bisa ikut serta melihat perkembangan belajar siswa di sekolah. Oleh karena itu PAS adalah jembatan penghubung sekolah dengan masyarakat.
Semua hal yang saya sebutkan di atas tidak bisa terlaksana tanpa kesadaran sekolah akan pentingnya Teknologi Informasi dan Komunikasi yang kian marak digunakan dalam era global ini. Sebagai pelajar hendaknya kita memanfaatkan TIK secara tepat, dan benar demi terwujudnya sistem pendidikan yang modern dan semakin berkembang. Oleh karena itu, tanpa Internet tidak akan ada era kemajuan informasi di Indonesia khususnya di sekolah.
Referensi : [1]Wiki, 2012, @ http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi/
Pencarian informasi melalui internet adalah salah satu faktor pendukung siswa dalam menambah ilmu pengetahuan di dunia maya, seperti browsing, researching maupun chatting. Browsing adalah penjelajahan informasi melalui media search engine, seperti Google, Yahoo, Ask, dll . Dengan begitu siswa tidak hanya terkait dengan buku cetak yang ada tetapi juga mereka bisa mencari informasi dan pengetahuan yang lebih melalu browsing. Researching adalah melakukan penelitian di dunia maya atau mencari landasan penelitian untuk diteliti. Sehingga siswa lebih tertarik melakukan penelitian setelah meneliti landasan yang digali melalui internet. Chatting adalah saling bertukar kata melalui internet baik berupa informasi, obrolan maupun diskusi. Dengan adanya Chatting siswa bisa saling bertukar informasi melalui Facebook, Email dan Yahoo Messenger jika digunakan dalam konteks hal yang positif.
Di SMA Plus Negeri 17 Palembang, mencari informasi tidak akan ada batasnya. Sehingga untuk mengoptimalkan siswa mencari informasi maka sekolah mempunyai program yang dinamakan dengan BUGEMM (Budaya Gemar Membaca dan Menulis) dimana siswa diberi tugas untuk membuat sebuah karya ilmiah untuk setiap semester. Dalam BUGEMM mencari informasi seperti browsing dan researching sangat diperlukan dalam meneliti dan membuat landasan teori dalam Karya Tulis Ilmiah tersebut, oleh karena itu pemanfaatan internet di SMA Plus Negeri 17 Palembang digunakan dengan baik dan berjalan dengan optimal dan positif.
Selain itu, Sekolah juga tidak main-main dalam mendukung siswa menjelajahi dunia maya terbukti dengan tersedianya Wifi yang terletak di 4 sudut sekolah setiap berjarak 100 Meter yang memudahkan siswa dalam mengakses internet baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Siswa yang sering menggunakan Wifi pun bertujuan untuk mencari informasi atau juga sekedar mengunduh materi pembelajaran yang kurang lengkap dari buku cetak. Dengan begini penggunaan internet di sekolah bisa dioptimalkan dengan baik oleh siswa.
| Gambar 1.1 contoh salah satu Wireless di SMAN 17 PLG |
![]() |
| Gambar 1.2 Contoh Perpustakaan berbasis Internet di SMAN17 PLG |
Tidak kalah dengan sekolah RSBI lainnya, SMA Plus Negeri 17 Palembang juga menerapkan PAS (Program Aplikasi Sekolah) yang memudahkan bagi para orang tua untuk mengetahui informasi mengenai perkembangan nilai dan belajar siswa, sehingga para orang tua bisa ikut serta melihat perkembangan belajar siswa di sekolah. Oleh karena itu PAS adalah jembatan penghubung sekolah dengan masyarakat.
![]() |
| Gambar 2.0 Contoh PAS (Program Aplikasi Sekolah) di SMAN17 PLG |
Referensi : [1]Wiki, 2012, @ http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi/


WIFI jg bisa untuk download sepuasnya.... Gratis
BalasHapusHahaha, thanks sdh berkomentar http://img171.imageshack.us/img171/5241/57040296.gif
BalasHapus